Diduga Kebal Hukum, Daud Penjual Tramadol diDepan Lapangan Penerbangan Pondok Cabe Pamulang Jadi Sorotan Warga

Diduga Kebal Hukum, Daud Penjual Tramadol diDepan Lapangan Penerbangan Pondok Cabe Pamulang Jadi Sorotan Warga
banner 468x60

GNI.Com |Pamulang – Aktivitas penjualan obat keras jenis tramadol secara bebas di wilayah penerbangan pondok cabe, Kecamatan Pamulang, menuai keluhan dari warga sekitar. Pasalnya, praktik tersebut diduga telah berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH) setempat.

Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan keberadaan penjual tramadol tersebut. Mereka menyebut, transaksi dilakukan secara terang-terangan dan menyasar kalangan remaja hingga dewasa.

“Sudah lama jualannya, hampir tiap hari ramai. Pembelinya juga kebanyakan anak muda. Kami khawatir dampaknya ke lingkungan,” ujar salah satu warga.

Warga juga mempertanyakan kinerja aparat setempat karena hingga kini aktivitas tersebut masih berlangsung.

Diduga Kebal Hukum, Daud Penjual Tramadol diDepan Lapangan Penerbangan Pondok Cabe Pamulang Jadi Sorotan Warga

Bahkan, muncul dugaan bahwa pelaku seolah-olah kebal hukum dan tidak tersentuh penindakan.

“Seperti tidak ada takutnya. Kami jadi bertanya-tanya, apakah memang tidak tahu atau ada pembiaran,” tambah warga lainnya.

Tramadol sendiri merupakan obat keras yang penggunaannya harus berdasarkan resep dokter. Penyalahgunaan obat ini dapat menimbulkan efek samping berbahaya, termasuk ketergantungan dan gangguan kesehatan serius.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait dugaan aktivitas ilegal tersebut. Masyarakat berharap aparat segera turun tangan untuk melakukan penertiban dan memastikan keamanan lingkungan tetap terjaga.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti demi mencegah dampak yang lebih luas, khususnya bagi generasi muda di wilayah tersebut.

Red”Redaksi

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *